Seperti yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya, bahwa ada banyak sekali marketplace untuk freelancer baik itu yang bertaraf nasional maupun internasional. Namun kali ini saya akan membahas tentang salah satu platform saja di mana saya mendapatkan berbagai project dari platform ini, yaitu Fastwork.
Dari sekian banyaknya platform freelancer yang pernah saya terjuni, baru Fastwork yang membuahkan hasil. Beberapa di antaranya belum pecah telur. Sebenarnya Fastwork sendiri adalah platform milik Thailand dan merupakan salah satu platform terbesar se-Asia Tenggara. Namun, ada juga yang basisnya di Indonesia. Kalian bisa cek dan daftar di sini Fastwork.id.
Lalu bagaimana awal saya terjun di marketplace ini ? Tentu hal yang membuat saya akhirnya terjun ke marketplace ini adalah karena di tahun 2020 saya terkena perampingan pegawai akibat pandemi Covid-19. Saya kehilangan pekerjaan saya sebagai copywriter di salah satu perusahaan B2B bisnis. Awalnya saya sudah merasa nyaman dengan tempat saya bekerja, dimana banyak anak muda yang penuh semangat dan amat sangat supportif satu sama lain. Namun, karena usia perusahaan tersebut masih tergolong baru dan belum suistainable tentunya berat bagi seorang bos untuk memilih antara kehilangan karyawannya atau kehilangan perusahaannya yang sudah dirintis dari nol dan mulai berkembang tiba-tiba terkena badai pandemi. Solusi saat itu adalah merampingkan banyak karyawan dan saya pun juga salah satunya yang terkena dampak.Tetapi saya memahami situasi ini.
Namun, tahun 2021 bos saya kembali mempekerjakan saya sebagai copywriter di perusahaannya, hanya saja saya saya dipekerjakan dengan sistem WFH atau Work From Home. Berangkat dari sinilah akhirnya saya terbiasa bekerja secara remote. Awal-awal bekerja secara remote memang cukup menantang karena seringkali terkena distraksi. Sehingga harus pandai-pandai mengatur waktu.
Saat saya sudah bekerja selama sekitar tujuh bulan, tiba-tiba covid kembali naik dan saya kembali terkena perampingan dan kebetulan juga bertepatan dengan masa kontrak kerja saya. Dari sini akhirnya saya banyak membuat lamaran kerja dan mengirimnya ke berbagai perusahaan. Tetapi mungkin nasib baik belum menghampiri saya kala itu, hingga akhirnya saya sering menulis puisi dan mengunggahnya ke lama sosial media saya. Selain itu saya juga ikut lomba menulis dan berbagai challenge Voice Over. Meski belum pernah mendapatkan kesempatan menang, tetapi saat itu sosial media saya akhirnya penuh dengan video portofolio challenge, sehingga dari video-video itulah yang membuat saya di-notice oleh beberapa teman saya yang kebetulan bekerja di agensi digital marketing dan media seperti You Tube.
Saya kemudian diberi pekerjaan freelance sebagai penulis artikel You Tube. Saya bekerja sebagai freelance writer ini selama satu tahun dan saat itu saya bekerja secara remote. Dan karena saat itu saya masih memiliki banyak waktu luang karena target kerjaan saya tidak terlalu banyak, saya pun memutuskan untuk mencari website-website freelancer yang basisnya ada di Indonesia. Kebetulan teman saya ada yang mendaftar di Fastwork, jadi mengikuti saran teman saya untuk mencoba terjun di Fastwork. Pada akhir Januari 2022 lalu saya baru bergabung di Fastwork. Lagi dan lagi, saya memutuskan untuk menjadi freelancer di sini karena untuk mengantisipasi apabila hal-hal seperti sebelumnya terjadi lagi setidaknya saya masih ada cadangan profesi lain.
Namun Alhamdulillah, bos saya justru mengangkat saya sebagai karyawan full time di kantornya dengan pekerjaan yang sama yaitu sebagai penulis konten Youtube. Dan karena bos saya tahu sosial media saya berisi kumpulan video challenge, akhirnya saya pun diberi tambahan tugas sebagai Voice Over untuk chanel Youtube Epic Vice.
Tentu saya sangat bersyukur, karena dengan begini portofolio saya sebagai Voice Over akan semakin bertambah dan hal tersebut tentu akan menambah trust client di Fastwork saya juga ketika mereka menanyakan tentang contoh project yang sudah pernah saya kerjakan.
Lalu, sekitar bulan Mei 2022 bos saya memutuskan untuk membuat chanel baru yang membahas tentang sejarah, tempat wisata atau suatu wilayah, serta organisme atau tentang flora dan fauna yang berjudul Epic Docuseries.
Sementara untuk konten video pendek bisa dilihat di Instagramnya Epic Docuseries dan Tiktok Epic Docuseries. Begitu juga dengan konten-konten video pendek Epic Vice, kalian bisa cek di Tiktok Epic Vice dan Instagram Epic Vice.
Nah, inilah alasan saya yang akhirnya memilih untuk menjadi freelance Voice Over Fastwork sembari bekerja sebagai penulis konten sekaligus Voice Over untuk kantor. Dan barangkali dari kalian ada yang minat untuk menggunakan jasa Voice Over saya, kalian bisa hubungi saya di sini Fastwork. Untuk cara bagaimana cara atau tutorialnya bisa bergabung di Fastwork? kita bahas di part selanjutnya ya.
Komentar
Posting Komentar